Sudahkah ku pantas?



Katanya... kalau nungguin pantas itu sampai kapanpun gak akan pernah pantas....
katanya... pantas itu memantaskan bukan menunggukan...
karena pantas itu bukan soal seberapa siap seseorang akan sesuatu, tapi soal seberapa cara yang telah ia siapkan untuk sesuatu...

Lalu pertanyaanya... sudahkan ku mempersiapkan kepantasanku itu?

akan apa?

Segala cara sudah kusiapkan, tapi segala cara juga sudah kugagalkan

tapi? masih ada tapi...

Bukankah sesuatu yang telah dipersiapkan itu tak kenal tapi tak kenal nanti. Bukankah aku telah mempersiapkan segala caranya itu?

Cara yang mana yang kusebut persiapan?

Apakah sereceh yang kulakukan adalah cara ku mempersiapkan? memantaskan?

Apakah kegagalan-kegagalan dalam cerita hidupku ini juga jadi cara dalam ku mempersiapkan? memantaskan?

Apakah semua penyesalan ini juga dapat mempersiapkan? memantaskan?

Jika iya...

Apakah cukup hanya dengan seribu kegagalan dan penyesalan ini yang menjadi persiapan ku?

Jika tidak...

Yang mana yang akan ku jadikan cara dalam mempersiapkan, dalam memantaskan?

Ah, aku terlalu banyak bertanya, bayu...

Do it! Lakukan saja, jalani saja! Rancang kembali dirimu!

Soal pertanyaan yang masih menggerutu di kepala ini?

Itu semua akan terjawab pada waktunya...


2 November 2017
@bdwipangestu yang sedang mepersiapkan...
Latest
Previous
Next Post »